Jalan Setapak
by:Mujtahidah
Kuayun langkah ini terasa ringan.
Ddalam pikiran berbagai hal
menari nari
dengan sendirinya.
menari nari
dengan sendirinya.
saling datang dan pergi.
Kadang hadir sosok mu.
Kadang dinamika hidup yang
terbelakang.
terbelakang.
Muncul saling bergelayutan.
Ah....Ringan langkah kaki.
Berat dipikiran.
Satu satu peristiwa muncul
dengan frekuensi tak sama.
Kutegakkan kepala..
Untuk menyeimbangkan
gemuruh fikiran...
gemuruh fikiran...
Robbi..
Ampuni aku..
Lupa melibatkan Mu.
Sombong aku ini.
tak ingat Extensi mu..
Januari 25 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar